Monday, June 3, 2019

Saat hujan

Kebetulan hujan bertamu
Aku langsung menuju emperan rumahmu
Tidak mengetuk pintu
Sekedar menuliskan pada dinding tembok luar rumahmu
Bahwa aku mencintaimu
Datang saat tamunya hujan
Agar engkau bebas jika tak ingin kurindukan
Engkau bisa menghapus tulisan dengan air hujan
Silakan, aku pulang.
Tetapi, besok pagi saat hujan reda
Aku sudah tiada, karena malam itu aku dilanda asmara
Serta dinginya hujan dan air mata

Entah kemana

bagai jiwa yang ternoda Merenggut kesucian dalam raga Gemuruh resah melanda sunyi Tiada terkait Lantunan bait Sepenggal kisah tak terara...