Langkahku terlihat sempit
Seolah jarak semakin jauh
Namun akan ku ukir dibawah telapak kaki bekas jejakku
Bahwa aku memperjuangkan suatu hakikat hidup tanpa harus berkata bahwa aku menuju kebaikan
Akan ku coba melihatkan sebuah bekas sesaat yang akan hilang oleh hembusan angin
Akan ku syukuri
Karena angin selalu berhembus ke sudut" tersempit
Semoga bisikan makna ku terlontarkan dengan sendirinya
Aku tak akan berhenti melangkah dan berdoa Semoga ukiran bekas langkahku tersampaikan
berlalu menjadi sebuah misteri hidup yang kekal dan abadi.

No comments:
Post a Comment