Oh jelitaku...
Saat dikau mengujiku
Bisa saja kau tutup telingamu
Untuk tidak mendengarkan celotehanku
Bisa saja kau tutup matamu
Untuk tidak melihatku
Bisa saja kau redam mulutmu
Untuk tidak menanyakan apa kabar? Tentangku
Bahkan kau palingkan wajahmu
Sebagai tanda kebersalahanku
Tetapi, bagaimana engkau hendak menghindar dari hatiku
Sedang setiap menerima apapun darimu
Ia selalu menganggap anugrah darimu
Saat dikau mengujiku
Bisa saja kau tutup telingamu
Untuk tidak mendengarkan celotehanku
Bisa saja kau tutup matamu
Untuk tidak melihatku
Bisa saja kau redam mulutmu
Untuk tidak menanyakan apa kabar? Tentangku
Bahkan kau palingkan wajahmu
Sebagai tanda kebersalahanku
Tetapi, bagaimana engkau hendak menghindar dari hatiku
Sedang setiap menerima apapun darimu
Ia selalu menganggap anugrah darimu
No comments:
Post a Comment