Monday, May 20, 2019

Tenang

Maaf, disaat yang akan datang
Jika aku menghilang
Tolong tenang
Aku masih seperti biasa
Begadang merindukanmu

Sunday, May 12, 2019

Rindu yang tak tersampaikan

Sejak sebelum bertemu
Aku sudah menaruh rasa rindu
Perlu engkau tahu!
Puing" puisiku diciptakan untukmu
Tetapi kenapa untuk mengenalmu saja
Harus menanggung malu
Berkali kali aku menggali dalam hati
Hanya untuk menaruh rasa rindu ini
Tak kunjung pergi
Dan selalu membayangi
Yang inti setelah puisi ini
Engkau pergi
Dan aku sendiri
Lagi-lagi sepi
Batinku kali ini
Semoga puisi ini menjadi ganti
Engkau yang telah pergi
Pagi-pagi sekali akan aku bacakan ini
Pada merpati
Untuk jangan seperti ini dalam mencintai
Agar ia juga tak merasakan pahitnya di hindari

Wednesday, May 1, 2019

Percayalah

Satu hari hanya 24 jam
Itu kugunakan untuk memejamkan mata
Dan yang lainya untuk bercanda
Selebihnya tidak ada
Itulah sebabnya
Aku mencintaimu dari hatiku saja
Percayalah dia tidak mengenal senja dan fajar
Setiap kali tubuhku ada
Ia tetap menyebut nama kekasihnya

Entah kemana

bagai jiwa yang ternoda Merenggut kesucian dalam raga Gemuruh resah melanda sunyi Tiada terkait Lantunan bait Sepenggal kisah tak terara...