Satu hari hanya 24 jam
Itu kugunakan untuk memejamkan mata
Dan yang lainya untuk bercanda
Selebihnya tidak ada
Itulah sebabnya
Aku mencintaimu dari hatiku saja
Percayalah dia tidak mengenal senja dan fajar
Setiap kali tubuhku ada
Ia tetap menyebut nama kekasihnya
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Entah kemana
bagai jiwa yang ternoda Merenggut kesucian dalam raga Gemuruh resah melanda sunyi Tiada terkait Lantunan bait Sepenggal kisah tak terara...
-
Ruang dan waktu yang bergandengan Akan tiba sosok lebih indah dari keindahan Muara kalbu merasa nyaman Andai bisa menjumpainya D...
No comments:
Post a Comment