Wednesday, May 24, 2017

Selamat datang ramadhan

Ruang dan waktu yang bergandengan
Akan tiba sosok lebih indah dari keindahan 
Muara kalbu merasa nyaman
Andai bisa menjumpainya
Diri dikurung untuk kesucian 
Huruf satu berlipat ribuan
Angka satu berdendang pujian
Nilai kereligiusan bersarang ke kehidupan 

Selamat datang wahai bulan Ramadhan

Tuesday, May 23, 2017

Rahasia bait

Alif dlomah dan nun sukun
Ta dlomah dan wawu sukun
Kaf sukun dan mim dlomah
Wawu sukun mencoba istiqomah

Angkat dan lihatlah
Lantunan ribuan berokah
Fikirkan dan rasakanlah
Inti makna dari cangkupan wadah
Yang indah bagaikan tiada kilah
Andai engkau menguasai lahjah
Hati akan merasakan buah

Monday, May 22, 2017

Lamunan sunyi dalam malam

Alunan derik suara jangkrik
Lamunan penggila berpakaian nyentrik
Alunannya mengisi kesunyian
Layaknya dingin menusuk badan
Menunggu datangnya rembulan
Berharap memancarkan kehangatan 
Sang pelamun masih menunggu
Inginnya sesaat bertemu 
Saat lingkaran sabit terbentuk 
Bisikan sunyi mulai merasuk
Bisikan itu mencuri jiwa
Lalu ia membisikkan......
Sssttt jangan melamun
Engkau yang ingin mengadu
Jangan...dia juga malu 
Ia hanya menampakkan sabitnya saja
Ia juga lagi sedih

Sunday, May 21, 2017

Engkaulah penerangku

Betapa banyak hikmah 
Betapa banyak rahasia 
Betapa banyak makna
Betapa banyak lentera 

Engkau mengajari kami
Engkau mendidik kami
Engkau memberi kami
Engkau mencintai kami

Apa yang bisa kami lakukan 
Apa yang bisa kami perbuat
Apa yang bisa kami berikan 
Apa yang bisa kami tunjukkan 

Wahai penerangan kegelapan 
Hanya segelintir solawat yang kami ucapkan 
Untuk memujimu wahai sayyid
Walau tangan kami tak tersentuh olehmu

Kami tetap merindukanmu
Kami mengharapkan Syafa'at mu
Kami ingin berjumpa denganmu
Terimakasih penerangku

Saturday, May 20, 2017

Setetes embun

Gantungan setetes embun
Pada selembar daun
Entah berapa lama ia bertahan
Semakin panas gumpalan awan
Ia tak pernah menyalahkan hujan

Ia tahu bahwa hujan menghilangkannya 
Namun ia berfikir esensi
Bukan sebuah eksistensi 
Keberadaannya hilang
Namun inti hakekatnya masih ada
Ia bergabung dengan teman-temannya

Ia juga berusaha mengajak sahabat
Mengajak mengalirkan kehidupan 
Sungguh mulia niatmu
Mungkin sedikit diabaikan 
Namun aku yakin benihmu akan selalu mengalir
Suatu saat nanti akan ada yang mengangkatmu menjadi raja


Friday, May 19, 2017

Sosok rindu

Sesosok rindu
Serbuk liar dalam kalbu
Jumpapun tidak mengusikmu
Hadirmu seolah menjadi lentera kalbu

Jiwa dipeluk sunyi
Hanya penantian didalam rasa
Seperti doa para pujangga
Mungkin hanya berfikir tentang rasa

Kau yang di ufuk Timur
Dan akulah di ujung barat
Sedikit keraguan antara mahabah dan rasa
Sedikit bisikan mengharap nyata

Thursday, May 18, 2017

Sedikit rasa

Aku bingung dalam sepi
Ada bayang dalam angan
Sapaan senyum gaib berjalan
Hanya bayang yang masuk di kehidupan

Kucoba bahagia dalam duka,
Engkau tiada salah karena engkau berhak
Engkau tiada luput karena engkau patut
Siapa diriku...???

Wednesday, May 17, 2017

Mana ada yang sepertimu

Mana ada yang sepertimu
Duniapun iri denganmu
Wajah indah bersinar
Cahaya datang bagaikan petir
Berkilat-kilat beserta gemelegar geluduk

Mana ada yang sepertimu
Bulanpun bersimpuh malu bagai putri malu
Bintang-bintang ikut menari bagai disapa mentari
Binatang ikut merunduk hormat bagai ada makanan

Mana ada yang sepertimu
Sejak fajar mulai tersenyum
Hingga mentari mulai tenggelam
Semerbak wangimu masih ada

Mana ada yang sepertimu
Bersembunyipun engkau tetap ada
Bagai debu kecil yang bersimfoni
Di sela-sela penghujung dunia ini

Sedikit petuah

Kesabaran bukan berarti hilang harapan
Kata orang jawa Sabar iku ingaran mustikaning laku,
Ingin baik ataupun buruk itu dari kita sendiri
Kata orang jawa manungso mung ngunduh wohing pakerti
Menghargai perbedaan adalah keutamaan
Orang jawa bilang aja mbedakake marang sepada-pada

Tuesday, May 16, 2017

Penantian

Serpihan harapan kembali datang
Berlayar di hati sejenak kemudian menghilang
Hanya untukmu kenyataan dalam bayangan
Belum ada sebuah kepastian

Terasa semakin lelah untuk berjalan
Hanya untuk sebuah penantian
Inginku engkau hadir tidak berupa bayang
Untuk memastikan engkau tidak menghilang

Saturday, May 13, 2017

Inginku

Inginku berkumpul dan menegakkan
Inginku mengambil permasalahan dan membuangnya 
Inginku memohon dan memantapkan
Inginku mengangkat persatuan
Karena aku takut akan perpecahan

Tuesday, May 9, 2017

Dia dibangkitkan

Bersama dengan hembusan angin semesta
Dan daunpun ikut berguguran
Bersama senja yang bergilir
Dan sungai-sungai ikut mengalir

Lika liku jalan
Menghimpit lingkaran kebaikan
Semakin aku melamun
Semakin jauh harapan

Ternyata disaat diri ini terbangun
Hiduplah ia seorang
Ia dilahirkan untuk kebangkitan
Kebangkitan nusantara dipegang olehnya

Dari situlah aku mulai beranjak
Beranjak pergi menatap masa depan
Aku tersipu olehnya
Ia bagai malaikat berhati suci

Ia menengguk kembali nilai sepiritualitas
Nilai yang selama ini entah terpendam dimana
Aku mulai menatapnya
Ternyata ia membalas tatapanku

Wajah ini terheran olehnya
Namun ia tidak berkata sedikitpun
Inilah hatinya
Ia hidup tanpa kata

Itulah tindakannya
Gemelutnya tak kunjung sia
Beberapa mimpi diwujudkan
Untuk merantai satu barisan

Sunday, May 7, 2017

Bukan Aku

Aku bukanlah seorang penyair sungguhan
Aku hanya mencoba menggilai bait pilihan
Sebatang pena kusiapkan
Untuk bisa menerjemahkan

Aku hanya ingin menyadari sesuatu
Karena yang tak sadar tiadalah mengetahui itu
Aku sangat membutuhkan angin itu
Untuk itu aku tersipu 😊

Merajut Khayalan

Inginku merajut khayalan di Muara kalbu
Akulah pengagum di balik esensi itu
Keadaan khayalan tiada hitungan dalam angka
Menenggelamkan dalam lautan lara

Lara yang tak terpisah oleh rasa
Pada hati yang amat sederhana
Ratapan ini jauh berkelana
Untuk itu aku merajutnya

Entah kemana

bagai jiwa yang ternoda Merenggut kesucian dalam raga Gemuruh resah melanda sunyi Tiada terkait Lantunan bait Sepenggal kisah tak terara...