Mana ada yang sepertimu
Duniapun iri denganmu
Wajah indah bersinar
Cahaya datang bagaikan petir
Berkilat-kilat beserta gemelegar geluduk
Mana ada yang sepertimu
Bulanpun bersimpuh malu bagai putri malu
Bintang-bintang ikut menari bagai disapa mentari
Binatang ikut merunduk hormat bagai ada makanan
Mana ada yang sepertimu
Sejak fajar mulai tersenyum
Hingga mentari mulai tenggelam
Semerbak wangimu masih ada
Mana ada yang sepertimu
Bersembunyipun engkau tetap ada
Bagai debu kecil yang bersimfoni
Di sela-sela penghujung dunia ini
No comments:
Post a Comment