Saat itu engkau menyerahkan jiwamu, aku hanya berharap doaku ada di sampingmu."
Sunday, December 30, 2018
Kematian
Saat itu engkau menyerahkan jiwamu, aku hanya berharap doaku ada di sampingmu."
Saturday, December 29, 2018
Friday, December 14, 2018
Monday, December 10, 2018
Kata
Bahkan abjad hati terdaftar
Disilang oleh bibir sesuka mereka
Berpola bebas tanpa batas
Tak memikul kebersalahan
Sebab ia dititahkan
Oleh anyaman mulut manusia
Ia bebas menghunus siapa saja
Juga bebas meghakimi siapa saja
Bahkan hadir di pengajian dan kemaksiatan
Kaum politisi maupun abangan
Baik sarungan maupun gelandangan
Saat dikau mengujiku
Bisa saja kau tutup telingamu
Untuk tidak mendengarkan celotehanku
Bisa saja kau tutup matamu
Untuk tidak melihatku
Bisa saja kau redam mulutmu
Untuk tidak menanyakan apa kabar? Tentangku
Bahkan kau palingkan wajahmu
Sebagai tanda kebersalahanku
Tetapi, bagaimana engkau hendak menghindar dari hatiku
Sedang setiap menerima apapun darimu
Ia selalu menganggap anugrah darimu
Wednesday, October 24, 2018
HARAPAN SIRNA
Monday, June 25, 2018
Bagaimana Mungkin
Saturday, June 23, 2018
Bila
Bila bersih kotor lagi
Bila makan lapar lagi
Bila mandi bau lagi
Tetapi masih saja dilakukan
Seperti cinta ini
Bila dekat jauh lagi
Bila senang susah lagi
Bila jumpa pergi lagi
Tetapi masih saja dilakukan
Bukti indah bagi sang pecinta
Tiada hari tanpa mentari
Tiada waktu tanpa detik
Tiada cinta tanpa memberi
Itulah cinta sejati
Friday, June 8, 2018
NESTAPA
Wednesday, June 6, 2018
Tidak ada yang sadar akan cintaku
Tuesday, June 5, 2018
Hanya aku dan Kekasihku
Dahaga cinta
Tuesday, May 15, 2018
SAHABAT
Sahabat
Aku, dirimu, dan kita adalah orang yang ditakdirkan untuk bertemu
Sedang dalam pertemuan ini kita laksana rapuhnya batang kayu
Bagaimana tidak??. Layaknya seorang yang bertemu
Harusnya engkau mau memberikan sedikitnya satu senyumanmu
Karena apa yang engkau mau belum tentu mereka tau
Untuk itu engkau harus tau, bahwa:
Kami semua bukan pembuka aibmu
Tetapi entah mengapa,
Hariku, harimu, dan hari kita semakin semu (tampak seperti asli padahal sama sekali bukan yang asli)
Seolah-olah kita hanyalah seorang pecandu
Dan ada juga yang mengingkari indahnya masa lalu
Maka dari itu kita sudah tahu bahwa satu yang membuat kita semu
Apa?
Bahwa kita tidak mau tahu
Kalau begitu sudahlah sekarang tinggal bagaimana tindakan itu.
Sahabat
Aku, dirimu, dan kita adalah orang yang ditakdirkan untuk bertemu
Sedang dalam pertemuan ini kita laksana rapuhnya batang kayu
Bagaimana tidak??. Layaknya seorang yang bertemu
Harusnya engkau mau memberikan sedikitnya satu senyumanmu
Karena apa yang engkau mau belum tentu mereka tau
Untuk itu engkau harus tau, bahwa:
Kami semua bukan pembuka aibmu
Tetapi entah mengapa,
Hariku, harimu, dan hari kita semakin semu (tampak seperti asli padahal sama sekali bukan yang asli)
Seolah-olah kita hanyalah seorang pecandu
Dan ada juga yang mengingkari indahnya masa lalu
Maka dari itu kita sudah tahu bahwa satu yang membuat kita semu
Apa?
Bahwa kita tidak mau tahu
Kalau begitu sudahlah sekarang tinggal bagaimana tindakan itu.
Thursday, March 15, 2018
"Ratapan sang malam saat menatap siang"
Engkau sungguh terkenal sekali
Dikala hujan badai pun kau tetap dicari,
Dikala hujan abu pun kau tetap dicari,
Dikala apapun tentangmu kau tetap dicari oleh banyak pencari,
Bahkan banyak manusia yang mencarimu, sampai-sampai ia mampir padaku hanya untuk tidur demi mendapatkanmu.
Seolah-olah aku hanya budakmu wahai sang siang...!!!
Bolehkah aku meminta rahasiamu tentang keterkenalanmu itu?, agar aku menjadi terkenal sepertimu.!
Jika engkau benar-benar ingin mengetahui tentang apa yang aku sembunyikan darimu maka aku sebagai pencari sepertimu akan memberikan pengetahuan Rahasiaku kepadamu,.
Sebenarnya tiada yang istimewa dariku
Sebenarnya tiada yang mencariku
Dan sebenarnya kita sama....
Kenapa engkau sibuk melihat apa yang ada dimatamu,?
Kenapa engkau tidak sibuk melihat apa yang ada dihatimu,?
Engkau terkecoh,. Pada saat yang sama...... Aku sebenarnya lebih mengagumimu,
Yang datang kepadamu tidak hanya seorang pencari biasa,
Yang tidur denganmu adalah sang pecinta,
Yang menemanimu juga pencari permata.,
Kenapa masih saja kau sedih? Sampai-sampai engkau mengaku budakku,'''!!
Bukankah kita ini juga pencari?
Bukankah apa yang kau bicarakan itu juga pencarianmu?
Bukankah atapmu juga langit?, dan bumimu juga bumi pencari.?
Ketika kita sama-sama pencari maka rahasia sang pencari adalah menawan dalam kasih.
Itulah rahasia terbesar yang pernah aku temukan dalam pencarian.
Entah kemana
bagai jiwa yang ternoda Merenggut kesucian dalam raga Gemuruh resah melanda sunyi Tiada terkait Lantunan bait Sepenggal kisah tak terara...
-
Ruang dan waktu yang bergandengan Akan tiba sosok lebih indah dari keindahan Muara kalbu merasa nyaman Andai bisa menjumpainya D...