Ibu
Dikau yang membuat air kuat
Aku meminumnya
Berkobar api semangat
Aku mengembangkannya
Bersenandung ribuan hajat
Aku mengamininya
Bergejolak petir berkilat
Aku merasakannya
Semuanya kau pikul hampir menyayat
Dikaulah sumber martabat, nasihat, dan juga bahrulhayat
Berlaju menyibak besarnya amanat
Duh Gusti penguasa jagat, kunaungkan batin itikad
Hanya untuk beliau terhebat
Thursday, April 25, 2019
Ibu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Entah kemana
bagai jiwa yang ternoda Merenggut kesucian dalam raga Gemuruh resah melanda sunyi Tiada terkait Lantunan bait Sepenggal kisah tak terara...
-
sudah tahu Bila bersih kotor lagi Bila makan lapar lagi Bila mandi bau lagi Tetapi masih saja dilakukan Seperti cinta ini Bila dekat ...
No comments:
Post a Comment