Telah kuputuskan
Ini bukan puisi, ini permadani
Yang menemani lari dari ambisi memiliki
Menemani pergi dari diri yang dibuntuti
Oleh rasa cinta yang menghantui
Telah kuputuskan
Ini bukan curahan hati, ini ragi
Yang mengfermentasi hati
Menjadi lupa
Siapa diri ini
Oleh karena itu kepadamu aku memohon diri
Untuk mencintai agar saat aku pergi
Aku menjadi punya harga diri
Pernah diberi petunjuk untuk koreksi siapa orang ini
Dan terfermentasi menjadi insan sejati
Monday, April 29, 2019
Telah Kuputuskan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Entah kemana
bagai jiwa yang ternoda Merenggut kesucian dalam raga Gemuruh resah melanda sunyi Tiada terkait Lantunan bait Sepenggal kisah tak terara...
-
Ruang dan waktu yang bergandengan Akan tiba sosok lebih indah dari keindahan Muara kalbu merasa nyaman Andai bisa menjumpainya D...
No comments:
Post a Comment